PEREMPUAN HANURA SIAP membulatkan tekad dan berjuang keras demi Martabat kaum Perempuan. ~~~~ INFO HANURA KABUPATEN TANGERANG Silahkan kunjungi web kami setiap Minggu //hanurakarawaci.blogspot.com. ~ ~
BREAKING NEWS
Loading...

Senin, 23 Juni 2008

Akhlak dan hati nurani kerab diabaikan


Manusia saat ini mengalami kemajuan dalam segala hal, tetapi dalam bidang kerohanian, manusia tetap kurang pengetahuan. Mereka menjelajahi angkasa, gunung dan lautan tetapi tidak pernah menjelajahi dirinya sendiri.
Manusia harus mengenal dirinya sendiri. Manusia boleh menguasai segala sesuatu yang ada di dunia, tetapi bila ia tidak tahu menahu tentang jiwanya, maka seluruh hidupnya akan menjadi sia-sia...
Hati nurani adalah pusat atau sentral kesadaran manusia. Kalau hati nuraninya suci pasti pikirannya suci, begitu pula dengan akhlak perbuatannya. Tempat berkumpulnya bagi mereka yang hatinya bersih dan tak bernoda dan tempat mengingat Tuhan - itulah Hati Nurani.
Tuhan menampakan diriNya dalam hati nurani manusia
Kembali merenung mengapa saat ini manusia jauh dari hati nurani, semua seperti tidak mengenal diri sendiri, fitrah manusia adalah seorang yang baik, sifat yang ingin bersahabat, sifat saling mengasihi.Adakah cara mengembalikan hati nurani yang telah ditinggal pergi oleh sang pemiliknya. Semua karena ego dan nafsu untuk meraih semua untuk dimiliki, walau semua orang tau bahwa hidup ini terlalu singkat untuk dijalani, bahwa harta, jabatan, dan semua hiasan dunia tidak lah kekal. Tapi mengapa banyak orang yang meninggalkan nurani.
Dengan mendengarkan nurani, kita tidak akan mencuri, tidak akan berbuat jahat, dia membimbing kita kearah kebaikan, mari kita berbuat dengan hati nurani.
ikutilah nurani " Karena nurani akan membimbing kita kearah kebaikan "
Insya Allah dengan hati nurani masalah bangsa akan terselesaikan.

Jumat, 20 Juni 2008

Petani penghasil bibit jagung murah - dipenjara ?


Berita ini diangkat dari e-mail forward seseorang. kami angkat disini karena rasa prihatin.


Acara Metro Realitas di Metro TV menayangkan topiknya mengenai beberapa petani jagung yang masuk bui gara-gara mencoba membuat bibit jagungnya sendiri. Yang dapat disimpulkan dalam berita tersebut adalah seperti ini : Ada sekelompok petani jagung di Pare, Kediri, yang mencobamembuat bibit jagung hibrida sendiri. Bibit jagung tersebut diperolehdengan menyilangkan beberapa varietas jagung hingga akhirnya diperoleh sebuah bibit jagung yang tidak kalah dengan bibit hasil dariperusahaan2 swasta penghasil bibit. Dan yang tak kalah hebat, bibit jagung tersebut dijual kepada para petani lain dengan harga Rp.15.000,-/kg. Harga ini jauh lebih murah daripada bibit yang dijual di pasaran hasil dari perusahaan bibit yang dibandrol dengan harga Rp. 50.000,-/kg. Hasil panennyapun sama bagusnya dengan bibit pabrikan tersebut. Tapi kenapa kok malah para petani ini dihukum hingga akhirnya mendekam dipenjara? 5 bulan lagi?


Keberhasilan para petani ini ternyata mendapat cekalan dari perusahaan bibit jagung terbesar se-Asia Tenggara yaitu BISI. BISI menggugat para petani dan dinyatakan telah melakukan pembajakan atas varietas mereka. Dan dengan latar belakang pendidikan yang sangat minim sekelompok petani ini diharuskan untuk berhadapan dengan dunia hukum tentang hak cipta yang sangat-sangat-sangat-sangat mereka tidak pahami.


Peristiwa ini sungguh membuat kita prihatin, tragis, dan sangat mengenaskan. Sama sekali tidak ada keberpihakan pemerintah akan nasib para petani kita. Dan seandainya ini terus terjadi dan para petani telah kehilangan asa yang menjadikan mereka tidak lagi sudi menjadi petani.

Lalu makan apa anak cucu kita ? apakah harus terus menerus impor sedangkan tanah air kita begitu luas.


Rabu, 18 Juni 2008

Keterwakilan perempuan jangan cuma slogan


Jangan ragu utk menempatkan perempuan di urutan teratas dalam daftar calon legislatifnya di Pemilu 2009 mendatang. Kita berharap ada keseimbangan dan ingin 30 persen keterwakilan perempuan bukan hanya sekadar aturan tertulis, tapi bisa dibuktikan di lapangan.


Kesetaraan antara perempuan dan pria di parlemen masih jauh dari harapan, yakni belum memenuhi kuota 30 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang. Perempuan Indonesia sudah saatnya diberdayakan dalam bidang politik. Peran perempuan tidak bisa diabaikan, apalagi jumlah perempuan di Tanah Air sangat besar. Kalo kita sadari sebenarnya perempuan bisa menentukan suatu partai bisa menang atau tidak dalam pemilu, karena jumlah perempuan sangat besar.


Perempuan harus mampu bersaing dengan kaum pria, Tentu kita berharap khususnya perempuan Hanura terus meningkatkan komunikasi dengan konstituen secara reguler, terutama dalam akses informasi terhadap perkembangan sosial dan politik.

Dengan demikian, konstituen akan melihat peran yang telah dilakukan kaum perempuan.


Oleh karena itu harapannya keterwakilan perempuan di parlemen nanti tidak hanya sebatas aturan belaka, melainkan harus benar-benar diterapkan oleh seluruh partai politik. Kita sangat yakin apabila 30 persen wanita Indonesia telah mengisi seluruh jabatan politik publik maka bangsa akan maju. Alasannya ?

"Karena perempuan memiliki pandangan netral dan tidak dikotori politik uang".


Jadi sepantasnya komitmen Hanura untuk memenuhi kuota 30 persen untuk perempuan dan menempatkannya di nomor urut teratas dalam daftar calon legislatif perlu diterapkan dan bisa menjadi contoh partai lain.


Hanura satu-satunya partai yang sangat mengedepankan hati nurani bukan ambisi pragmatis sempit kelompok yang mengusung berbagai kepentingan. Inilah contoh partai yang patut diperhitungkan.

Semangat Raden Ajeng Kartini


Para perempuan yang dijiwai semangat Raden Ajeng Kartini, bisa dilihat saat ini banyak perempuan yang bekerja sebagai pekerja politik dan lembaga-lembaga struktur kepemerintahan, selain tidak meninggalkan sama sekali pekerjaan rumah tangga dan pengawasan kepada anak, maupun pengabdian kepada suami. Bahkan sering kita jumpai tidak sedikit yang menempati posisi di korporasi sebagai eksekutif dan pengambil keputusan.

Pendidikan tinggi, kemampuan dan daya saing perempuan dewasa ini menjadi bagian yang sangat penting dalam proses pembangunan bangsa. Bukan hanya urusan rumah tangga, pekerjaan kantor, kegiatan politik dan organisasi, Perempuan juga banyak berperan di berbagai kegiatan olah raga ringan dan keras.

Pebulu tangkis, pe-judo, renang, bahkan hingga pembalap, perempuan Indonesia banyak memiliki prestasi. Kekuatan dan kemampuan perempuan jangan pernah diremehkan.
Maju terus perempuan Indonesia !!!

Selasa, 17 Juni 2008

Makin hari hidup makin menderita


Rakyat di pelosok bahkan di kota-kota besar sekarang ini banyak yang merasakan hidup semakin hari semakin menderita. Para pekerja sulit mengatur biaya hidup, bisa kita bayangkan bagaimana dengan saudara2 yang tidak punya pekerjaan ?
Untuk membiayai hidup setiap hari kita harus 'gali lubang tutup lubang', apalagi harus menyisihkan biaya anak sekolah, padahal bulan ini musimnya daftar anak sekolah.
Kondisi begini apakah pemimpin2 kita diatas sana merasakannya ?
Pada hal lain generasi bangsa perlu diberi makanan bergizi dan pendidikan tinggi. Supaya tidak dibodohi dan dijajah bangsa lain. Nyatanya, bagaimana semua ini bisa mereka penuhi ?

Marilah bersama-sama untuk bertindak dengan Hati Nurani,
Semoga dengan niat tulus langkah kita di ridhoi oleh Allah SWT.
Negara dan rakyat kita hidup makmur sejahtera dan disegani bangsa lain.

Senin, 16 Juni 2008

Hanura DKI dan Banten Lolos Verifikasi Faktual KPU

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DKI Jakarta lolos verifikasi faktual. Hal ini dikatakan Ketua Tim Verifikasi Komisi Pimikhan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta Sumarno usai melakukan pengecekan kepengurusan inti DPD Hanura DKI Jakarta apakah sesuai dengan dokumen yang dimiliki KPU di kantor DPD Hanura DKI Jakarta di Jalan Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan.

Sumarno mengatakan DPD Hanura DKI Jakarta cukup lengkap. “Keikutsertaan perempuan dalam kepengurusan mencapai 30 persen. Untuk tingkat DKI bisa dinyatakan lolos,” kata Sumarno sebagaimana dikutip dari Rakyat Merdeka (13/6).

Sementara itu Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Marwan Paris mengatakan, seluruh jajarannya telah mempersiapkan segala persyaratan. “Anggota kami sudah siap untuk diverifikasi faktual,” katanya. Hal senada dikatakan Sekretaris DPD Hanura DKI Jakarta Totok Sugiyarto yang optimis partai yang dipimpin H. Wiranto akan lolos sebagai peserta Pemilu 2009. “Kami sedang melakukan persiapan menyeleksi bakal calon legislatif,” katanya.
Untuk mendapatkan caleg yang berkualitas, kata Totok, pihaknya akan menggelar Training of Trainer (TOT) dalam waktu dekat ini.

Seperti halnya DPD Hanura DKI Jakarta, hal yang sama juga dialami oleh DPD Hanura Banten. KPUD Banten telah melakukan verifikasi faktual terhadap DPD Hanura Banten dan hasilnya partai baru ini dinyatakan lolos untuk mengikuti Pemilu Legislatif 2009.* (Rth)