PEREMPUAN HANURA SIAP membulatkan tekad dan berjuang keras demi Martabat kaum Perempuan. ~~~~ INFO HANURA KABUPATEN TANGERANG Silahkan kunjungi web kami setiap Minggu //hanurakarawaci.blogspot.com. ~ ~
BREAKING NEWS
Loading...

Kamis, 26 Februari 2009

Pemilih Perempuan Jadi Sasaran Partai Hanura

Rabu, 25 Februari 2009
Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengatakan, pemilih perempuan menjadi salah satu sasaran partainya untuk memperoleh sebanyak-banyaknya suara pada Pemilu 2009. Saat melakukan silaturahmi dengan pimpinan pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Hj Tuty Alawiyah di Jakarta, Selasa (24/2), Wiranto menegaskan, Partai Hanura sejak awal selalu memperhatikan suara perempuan. "Partai Hanura selalu mengutamakan suara perempuan, terbukti kuota perempuan di Hanura melebihi kouta yang ditentukan," katanya.

Wiranto menambahkan, partainya merasa terpanggil untuk perduli dengan nasib kaum perempuan. Ia berharap, pemimpin ke depan juga akan lebih perduli kepada kaum perempuan. Ia menilai, kaum perempuan masih belum mendapat perlindungan yang cukup dari pemerintah."Lihat saja nasib tenaga kerja wanita di luar negeri. Sebagai pahlawan devisa negara, mereka belum mendapatkan perhatian yang selayaknya. Apalagi, upah yang mereka terima tidak sebanding dengan pekerjaaan tersebut," kata Wiranto.

Bahkan, lanjut dia, ketika para tenaga kerja wanita itu mengalami masalah, pemerintah terkesan lamban memberikan bantuan, padahal kontribusi mereka sebagai tenaga kerja wanita sangat besar bagi devisa negara.

"Kita akan berjuang keras dan optimis memenuhi target 20 persen suara," ujar Hj.Tuty Alawiyah, mantan Menteri Urusan Peranan Wanita di era pemerintahan BJ Habibie itu.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Perempuan Hanura, Sri Rachma Chandrawati, juga menyatakan optimis bahwa perempuan Hanura akan mampu menyumbang suara bagi Partai Hanura yang bertekad memenangkan Pemilu 2009.Untuk itu, ia meminta seluruh kader dan simpatisan perempuan Hanura agar mau bekerja keras untuk mencapai target tersebut.(antara)

Senin, 02 Februari 2009

Salomo R Damanik dan Usup Supriyatna turut menghadiri Pelantikan Hanura Malaysia

Tangerang - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengincar suara TKI di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam dengan melantik kepengurusan partai di tiga negara.
“Sebagai partai baru, Hanura adalah partai yang pertama memiliki perwakilan di luar negeri dan menilai perwakilan parpol di luar negeri sangat penting antara lain untuk menampung aspirasi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri,” kata Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menjelaskan hasil perjalanannya pada Minggu (1/2) di Bandara Soekarno Hatta.

Setelah di tiga negara tersebut, Hanura juga akan meresmikan beberapa perwakilan luar negeri lainnya dalam waktu dekat ini, diantaranya perwakilan Arab Saudi, Bahrain, Korea Selatan, Taiwan dan Hongkong. “Jumlah pemilih di Malaysia diperkirakan 800.000 suara, namun pada 2004, suara yang masuk hanya 70.000 suara,” ujarnya.

Pada kesempatan itu turut serta Tim Perjuangan SRD3-5, Salomo R Damanik dan Usup supriyatna. (mul)

Simulasi ! Penghitungan Surat Suara Mencapai 2 Jam Satu Kotak Suara

KERTAS SUARA DPRD PROVINSI DOBEL DUA

TIGARAKSA,--Antusias masyarakat Kelurahan Kadu Agung Tigaraksa mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) 04 cukup tinggi, mereka mendatangi TPS tersebut untuk memberikan hak pilih dalam acara simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2009,(31/1).

Tepat pukul 07.30 WIB Petugas Kelompok Pemungutan dan Penghitungan Suara (KPPS)TPS mulai melaksanakan tugasnya sumpah petugas KPPS, selanjunta melaksanakan penghitungan jumlah surat suara yang diterima dari PPS.

Jumlah pemilih yang diundang 484 orang sesuai jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT, yang berasal dari TPS 04 Kelurahan Kadu Agung Tigaraksa, sedang yang menjadi petugasnya yaitu dari KPPS setampat.

Persentase pemilih yang memberikan suara sekitar 60,5 persen atau 295 orang dari 484 pemilih yang terdaftar dalam DPT.

Direktur Cetro Hadar Gumalya yang memantau langsung pelaksanaan simulasi dilapangan mengatakan berdasarkan penemuan Cetro bahwa simulasi pemungutan suara Pemilu 2009
tersebut ada yang melanggar Undang-Undang, seperti dibukanya kotak suara, harusnya kotak suara itu tertutup rapat dan terkunci.

"Mungkin ini yang harus di perbaiki KPU, kenapa tadi kotak suara di buka dikarenakan surat suara sangat besar sehingga tidak bisa masuk dalam lobang kotak suara, apalagi di Tangerang memiliki lima lembar surat suara yaitu surat suara DPRD Provinsi yang dobel dua," katanya.

Ia lanjutkan,untuk yang lainnya seperti cara contreng surat suara rata-rata pemilih mengaku tidak ada masalah hanya saja pemilih usia lanjut mengalami kesulitan.

Berdasarkan pengamatan tim media center, bahwa durasi pemungutan suara di bilik suara rata-rata pemilih menghabiskan waktu 5 - 6 menit untuk membuka, mencontreng dan menutup kembali surat suara.

Untuk waktu penghitungan surat suara dari masing-masing kotak menghabiskan waktu lebih kurang 2 jam untuk satu kotak suara dan untuk mencontreng ada yang keluar dari kotak nomor urut atau nama Caleg dan juga ada yang mencontreng dobel nama partai dan nama Caleg. (MDC)sumber: KPUKabTangerang